New to Nutbox?

The Diary Game - 11 Juni 2024 | Periksa Kesehatan Rutin Bulanan

2 comments

munaa
72
last monthSteemit3 min read
Assalamualaikum...

Edited by Canva

HARI raya kecil saya berlangsung sederhana. Usai antar anak sekolah, singgah ke warung kopi terdekat. Menikmati teh manis dan dua potong kue boong. Hari raya kecil? Ya, sebab sehari sebelumnya saya menjalani ibadah puasa. Memang istilah tersebut tidak dikenal. Saya saya sangat menyebutinya. Siapa tahu bisa fyp.

Kali saya agak lama nongkrong di sini. Sambil membaca koran tentunya. Membaca koran adalah prilaku yang tak menarik bagi kaum milenial sekarang. Tapi saya tetap membacanya. Meski yang saya baca pilah-pilah. Cuma berita menarik saja. Ada opini, salam redaksi dan berita luar negeri.

20240611_090320.jpg

Suasana pagi warung kopi Bodin

Membaca koran dianggap perilaku "kolonial" oleh bocil zaman sekarang. Meski saya tak berwajah kolonial, membaca koran itu menjadi kebutuhan. Sumber informasi. Juga bagian dari belajar dari karya-karya orang lain.

Dan, sangat disayangkan, generasi sekarang malas membaca. Kebayakan sukanya "tergoda" -- barangkali---. Bisa tergoda dengan game online, bisa jadi tergoda dengan yang lain. Sungguh tidak enak dibayangkan. Mereka duduk di warung kopi berjam-jama cuma untuk main mobil legend.

20240611_090244.jpg

Suasana adem tak ramai kenderaan di jalan depan warung kopi

Hampir pukul sepuluh pagi saya baru pulang. Lalu bersiap-siap dengan beberapa kegiatan rutin. Satu jam kemudian, jadwal pulang sekolah sudah tiba. Lalu, saya menjemput si bungsu Gulfam. Di tengah perjalanan pulang ada panggilan dari si sulung. Dia mengabari adiknya Ghazi juga pulang jam 11 hari ini.

Karena saya sudah dekat dengan Posyandu di gampong, akhirnya jemputan di tunda. Lalu saya duduk mengantri. Hanya untuk cek darah dan periksa kesehatan lainnya. Selain Posyandu yang dikhususkan untuk anak-anak di bawah lima tahun.

20240611_112722.jpg

Selain untuk anak-anak, ada juga pemeriksaan kesehatan buat remaja hingga lanjut usia (lansia). Biasanya tidak banyak yang hadir. Ibu-ibu bisa puluhan orang saja. Begitu juga dengan kaum adam. Belasan orang tiap bulannya. Ya, tiap tanggal 11 pada bulan berjalan.

Saya menjadi rajin mengikuti pemeriksaan kesehatan ini karena kebetulan bidannya adik sepupu. Dia yang menganjurkan agar menghadiri Posyandu, agar ramai. Apalagi pada tahun-tahun sebelumnya sekalian membawa Gulfam untuk Posyandu.

Kini Gulfam sudah usia enam tahun lebih. Sudah tak masuk lagi Posyandu.

20240611_112631.jpg20240611_112703.jpg

Kali ini darah yang tensi 120. Bulan lalu hanya 94. Lalu dicek kolesterol juga. Berat badan hingga lingkar pinggang, semua diukur. "Ada merokok," tanya seorang tenaga medis dari Puskesmas Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Lalu saya jawab sambil senyum.

"Merokok, tapi seminggu sekali, kadang kali sebulan sekali,"
"Tidak rutin. Hanya untuk terlihat gaul aja kalau duduk di warung kopi."

Akhirnya mereka tak banyak komentar lagi. Komentar pun receh saja. Selesai ini saya kembali ke Ulee Kareng. Menjemput Ghazi pulang sekolah. Memang seperti kereta api jadinya. Bolak-balik. Bisa capek, bikin kesel kalau semuanya tidak dijalani dengan hepi.

Pukul 12 siang semua tuntas. Kami istirahat sekejap, sembari menunggu jadwal shalat Zuhur. Kali ini saya tidak bisa ke mana-mana. Ada tugas domestik. Setelah Shalat Zuhur mengantar Ghazi les di Beurawe. Lalu saya meluncur ke Dispora Aceh. Menuntaskan beberapa berkas di sini.

Setelah satu jam, baru saya menjemput lagi. Les cuma satu jam saja. Setelah itu, kami duduk di Solong Jepang. Sembari saya melanjutkan kerjaan yang tertunda. Usai azan Ashar kami meninggalkan warung kopi favorit itu. Saya menunaikan ibadah begitu tiba di rumah.

Sisanya menyelesaikan beberapa kegiatan dipekarangan dan hal-hal bermanfaat lainnya sebelum hari gelap. Terima kasih sudah membaca postingan saya.

*****

10 % payout to @steem.amal

Thanks to Steemian friends and the Steemit Team who always support me. I really appreciate it.

*****

Achievement-1

Salam @Munaa

12/6/2024

Comments

Sort byBest